Pusat Studi Linkungan Ubaya

Riset

Detail Penelitian

Publikasi: Jurnal Purifikasi 8:1 (2007).67 - 72
Peneliti: Yunus Fransiscus, Lina Hendrawati dan Maria Agatha Esprianti
Detail Penelitian:
Potensi lumpur aktif kering (dried activated sludge) sebagai biosorben telah diidentifikasi dengan menggunakan dua jenis adsorbat yang berbeda yaitu tembaga (Cu) dan phenol. Dari serangkaian percobaan yang dilakukan dalam sistem batch monokomponen (tunggal), didapatkan kapasitas sorpsi biosorben ini adalah sebesar 29 mg/L terhadap Cu dan 98 mg/L terhadap phenol. Hasil kinetika isothermal menunjukkan bahwa pola sorpsi dua adsorbat ini berbeda satu sama lain. Tembaga (Cu) membentuk lapisan monolayer yang jauh lebih sempurna dibandingkan dengan phenol, sementara proses sopsi phenol menunjukkan tipe ikatan multilayer. Pada percobaan secara simultan, keberadaan phenol memberikan efek yang signifikan terhadap proses sorpsi tembaga (Cu) terhadap biosorben. Tingkat kapasitas sorpsi biosorben terhadap tembaga (Cu) menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi phenol. Sementara kapasitas sorpsi biosorben terhadap phenol tidak terpengaruh oleh keberadaan tembaga (Cu).
Kata kunci : biosorben, lumpur aktif kering, phenol, Cu