Pusat Studi Linkungan Ubaya

Riset

Detail Penelitian

Publikasi: Seminar Nasional Teknik Kimia Indonesia 2009: PeranTeknik Kimia dalam Menjamin Ketahanan Pangan dan Energi Nasional (Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia)
Peneliti: Yunus Fransiscus, Donny Robert, Tommy Septian W
Detail Penelitian:
Efek organik karbon terlarut (OKT) pada proses sorpsi untuk mengeliminasi Escherichia coli (E.coli) di mineral bermuatan pada kondisi jenuh (saturated) dipelajari pada penelitian ini. Studi ini dilakukan dengan sistem kontinu, dimana laju alir umpan ke kolom adsorpsi (OMNIFIT) dijaga konstan pada 1 mL/menit dan tingkatan ionik (ionic strength) 0,015M. Mineral bermuatan yang digunakan adalah zeolit yang dimodifikasi dengan melapiskan larutan Fe2SO4.7H2O pada permukaannya. Proses sorpsi E.coli tanpa keberadaan OKT dibandingkan dengan proses sorpsi E.coli dengan keberadaan OKT. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan OKT berpengaruh signifikan terhadap jumlah E.coli yang teradsorp. Jumlah E.coli yang teradsorp di media pada kondisi tanpa OKT lebih banyak 40% dibandingkan ketika dengan OKT. Hasil ini ditindaklanjuti dengan uji mekanisme sorpsi E.coli dan OKT secara terpisah. Uji mekanisme dilakukan dengan dua cara yaitu menggunakan larutan dengan tingkatan ionik dan pH yang berbeda pada proses desorpsi untuk menguji teori ikatan elektrostatik (teori DLVO) dan dengan menggunakan larutan fosfat (NaH2PO4) untuk menguji kemungkinan ikatan kimia yang terjadi. Hasil uji mekanisme mengkonfirmasi bahwa E.coli dan OKT memiliki pola ikatan yang sama yang didominasi oleh ikatan kimia, dalam hal ini pertukaran ligan (ligand exchange). Walaupun demikian, kurva breakthrough E.coli yang hanya mencapai 80 - 90%, memberikan indikasi bahwa ikatan kimia bukan satu – satunya mekanisme yang berperan dalam proses sorpsi E.coli
Kata Kunci : E.coli, organik karbon terlarut (OKT), sorpsi