Pusat Studi Linkungan Ubaya

Riset

Detail Penelitian

Publikasi: Al Baz et al. (eds.), Efficient Management of Wastewater: Its 259 Treatment and Reuse in the Mediterranean Countries. © Springer-Verlage Berlin Heidelberg, Germany, January 2008 & Proceeding of EMWater Regional Conference on “Efficient Management
Peneliti: Maria Prihandrijanti1, Almy Malisie2, Ralf Otterpohl2
Detail Penelitian:
Sekitar tiga juta penduduk Surabaya, kota kedua terbesar di Indonesia masih membuang air limbahnya ke badan air. Hal ini terutama disebabkan oleh tidak memadainya sistem pengolahan air limbah. Namun di sisi lain, instalasi pengolahan air limbah terpusat juga bukan merupakan pilihan yang ekonomis, khususnya untuk pereka yang tinggal di area perkotaan yang miskin. Sistem pengolahan air limbah terdesentralisir yang lebih terjangkau sedang dikembangkan. Untuk dapat memiliki suatu sistem pengolahan air limbah yang berkelanjutan, perlu ada suatu penilaian dari setiap alternatif berdasarkan aspek-aspek ekonomi, lingkungan, sosial, kesehatan dan institusional. Studi ini membahas tentang aspek ekonomi dari tiga skenario sistem pengolahan air limbah, dengan wilayah Kalirungkut Surabaya sebagai area studi kasus. Manfaat dan biaya tiap alternatif dievaluasi berdasarkan metode Cost-Benefit Analysis (CBA) untuk mendukung proses pengambilan keputusan.
Hasil analisa CBA ini menunjukkan bahwa sistem desentralisasi lebih layak secara ekonomis untuk studi kasus ini. Untuk mendukung pengambilan keputusan, diperlukan penilaian lebih lanjut.