Pusat Studi Linkungan Ubaya

Detail Berita

Pelatihan pembuatan bokashi di Rusun Penjaringan Sari dan Kampung Kue RUngkut, Surabaya

Rabu, 25 Juli 2018

Sampah merupakan  masalah  klasik pada hampir semua kota di Indonesia. Karena masih banyak masyarakat yang belum memahami pengelolaan sampah yang baik.  Di bulan Februari 2018 PSL mengadakan pelatihan terkait pengolahan  sampah domestik. Tanggal 11 Februari dilakukan di rusun Penjaringansari Surabaya dan 12 Februari di Kampung Kue Rungkut. Kedua tempat ini memiliki karakteristik yang sama yaitu tidak memiliki lahan khusus  yang bisa digunakan sebagai tempat mengelola sampah  sehingga pelatihan yang dilakukan adalah pengolahan sampah skala rumah tangga. Pelatihan diawali dengan pemaparan tentang pengelolaan sampah secara umum mulai dari pewadahan, pemilahan, pengangkutan , dan pengolahan.  Pemilahan sampah penting dilakukan sebelum  mengolah sampah lebih lanjut. Kedua tempat itu pernah memiliki Bank Sampah  tetapi  tidak berjalan dengan baik karena keterbatasan lahan Keterbatasan  lahan  menyebabkan tidak memungkinkannya untuk menyimpan sampah yang disetorkan ke Bank Sampah. Solusi yang ditawarkan adalah pemilahan dilakukan di rumah tangga dan disimpan di masing-masing rumah. Selanjutnya sampah organik diolah oleh masing-masing keluarga. Dengan demikian sampah yang  dibuang ke tempat sampah adalah sampah yang tidak bisa dijual dan tidak bisa dikomposkan. Pengolahan sampah  secara anaerobik yang dilatihkan adalah pembuatan pupuk cair dengan penambahan aktivator yang terbuat dari kertas. Kertas yang sudah dihancurkan difermentasi terlebih dahulu selama 3-10 hari setelah dicampur dengan EM4 dan air.

Download Pelatihan_pembuatan_bokashi_di_Rusun_Penjaringan_Sari_dan_Kampung_Kue_RUngkut__Surabaya.pdf