Pusat Studi Linkungan Ubaya

Detail Berita

Potensi Penerapan Ecological Sanitation di Indonesia

Senin, 3 Maret 2014

PSL UBAYA:

Sistem sanitasi yang telah diterapkan di Indonesia, membuka peluang yang masih besar untuk terjadinya pencemaran bagi air tanah (groundwater) maupun tanah itu sendiri. Dengan menggunakan sistem cubluk (pit latrine) maupun dengan sistem limpahan (septic tank) kontaminan yang terdapat baik di buangan padat (faeces) maupun buangan cair (urine) manusia berpotensi besar untuk mencapai dan terakumulasi di lapisan akuifer yang menjadi tempat penyimpanan air tanah. Lebih dari itu, sekalipun alternatif pengolahan limbah tinja telah disediakan oleh Pemerintah kemungkinan kontaminasi masih besar, mengingat besar kecilnya dampak negative terhadap lingkungan sangat tergantung dari operasi unit pengolahan tersebut.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut diatas, sistem sanitasi yang lebih aman dengan peluang kontaminasi yang lebih kecil perlu untuk dikembangkan. Ecological Sanitation (ECOSAN) adalah salah satu alternatif yang dapat dikedepankan. Dengan menggunakan konsep “close loop”, sistem ini mengkonversi buangan manusia (baik padat maupun cair) menjadi material yang dapat dipakai untuk memperbaiki kualitas tanah. Di beberapa Negara, seperti Tiongkok dan Jepang konsep sanitasi ini telah diterapkan lama walaupun kemasan teknologinya semakin mengalami pembaharuan. Banyak negara di Eropa (Belanda, Jerman, Swedia, dan sebagainya) juga telah mengadopsi sistem ini bahkan dengan kemasan yang tidak kalah dengan Negara pendahulunya.

Pusat Studi Lingkungan Universitas Surabaya, telah memulai melakukan riset dan kajian tentang kemungkinan penerapan sistem sanitasi ini di Indonesia. Pada tanggal 21 Februari 2014, dua ahli di bidang ECOSAN dari Jepang Mrs. Mari Kogiso dan Mr .Nakamiya Toshihiro mengunjungi pilot plant ECOSAN milik Universitas Surabaya yang berlokasi di Kampus Trawas. Diskusi seputar teknis sistem ECOSAN dan proses konversi menjadi material kompos berlangsung selama kunjungan tersebut. Identifikasi peluang sekaligus hambatan yang mungkin ada terkait penerapannya di Indonesia juga menjadi topik yang tidak kalah penting dan menarik.

Download Potensi_Penerapan_Ecological_Sanitation_di_Indonesia.pdf