Pusat Studi Linkungan Ubaya

Detail Berita

PSL dan PSET UBAYA Melakukan Identifikasi Potensi Produksi Biogas di Kecamatan Dawar, Kabupaten Mojokerto

Rabu, 1 Mei 2013

Wacana kelangkaan sumber energi berbahan fosil merupakan topik yang wajib untuk didiskusikan bukan hanya di tingkat Pemerintah selaku pembuat kebijakan, namun segenap lapisan masyarakat sudaj seyogyanya mengambil langkah – langkah antisipasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kecamatan Dawar Blandong, adalah kecamatan paling Utara dari Kabupaten Mojokerto yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik. Struktur tanah yang sebagian besar merupakan tanah kapur kontradiktif dengan mata pencaharian sebagian besar warga yang bekerja sebagai petani. Pemerintah Pusat telah mencoba memberikan alternatif usaha, yaitu peternakan sapi kepada warga sekitar dengan harapan agar ada diversifikasi usaha yang dapat memperkuat potensi kemandirian ekonomi di daerah tersebut. Pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi pusat kegiatan warga diharapkan juga dapat terus berjalan walaupun kualitas tanah yang baik juga semakin terancam karena pola pemakaian pupuk kimia yang terus menerus. Yang disayangkan, perintisan usaha peternakan sapi ini belum berkembang sesuai yang diharapkan. Keterlibatan masyarakat sekitar masih minim, walaupun pada 2009 Pemerintah Pusat sudah memberikan bantuan berupa bibit sapi unggul. Warga masih enggan karena selain kultur, juga karena pengetahuan yang masih minim tentang sistem peternakan terpadu.

Pusat Studi Lingkungan (PSL) dan Pusat Studi Energi Terbarukan (PSET) – Universitas Surabaya, mencoba melakukan identifikasi potensi usaha peternakan terpadu yang dapat dikembangkan di Kecamatan Dawar. Diskusi dengan ketua kelompok tani ternak Lembu Makmur dan kelompok tani Sumber Makmur dilakukan untuk melihat usaha – usaha yang dapat dikerjakan bersama. Produksi biogas dari kotoran sapi dirancang sebagai bagian upaya peternakan terpadu untuk menghindarkan warga dari permasalahan kotoran sapi. Dengan usaha ini diharapkan warga Kecamatan Dawar juga dapat menghasilkan pupuk organik sebagai alternatif substitusi pemakaian pupuk kimia yang selama ini telah berlangsung, selain tentu saja sebagai alternatif substitusi sumber energi. Selain biogas, upaya untuk melakukan konversi bahan pakan ternak dari jerami sisa panen juga dijajaki. Dengan demikian, diharapkan pada masa mendatang dengan terlaksananya sistem peternakan dan pertanian terpadu ini, warga Kecamatan Dawar dapat memiliki pilihan yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


Download PSL_dan_PSET_UBAYA_Melakukan_Identifikasi_Potensi_Produksi_Biogas_di_Kecamatan_Dawar__Kabupaten_Mojokerto.pdf