Pusat Studi Linkungan Ubaya

Detail Berita

Seminar Clean Production & Green Chemistry

Jumat, 4 Mei 2012

PSL UBAYA:

Pelaku usaha harus semakin kreatif dalam menjalankan proses produksinya sehingga output yang dikehendaki bisa dioptimalkan sedemikian rupa. Pada industri manufaktur yang kompleks, losses sangat mungkin terjadi di beberapa titik,mulai dari penerimaan bahan baku sampai distribusi produk jadi. Semakin banyak losses yang terjadi tentu akan sangat berpengaruh terhadap kinerja finansial suatu perusahaan. Di sisi lain, losses sangat berpotensi menimbulkan dampak negatif ke lingkungan – ini juga menjadi hal yang tidak menguntungkan bagi perusahaan. Konsep itulah yang disampaikan oleh Prof. Thomas Weeks, PhD – Senior Fullbrighter dari University of Colorado, Amerika Serikat dalam seminar Clean Production & Green Chemistry yang diselenggarakan pada tanggal 24 Januari 2012 di Gedung Perpustakaan Lantai 5 Universitas Surabaya.

Dalam presentasinya Prof. Thomas memberikan penekanan pada industri yang menggunakan atau memproduksi bahan kimia. Penggunaan dan pemrosesan bahan kimia, khususnya yang sulit diuraikan, sangat berpotensi menimbulkan pencemaran yang berakibat fatal. Dengan pendekatan Clean Production, dijelaskan bagaimana prinsip – prinsip optimalisasi bahan baku & proses serta minimisasi limbah sangat berguna dalam menekan produk samping yang berbahaya. Prof. Thomas menjelaskan beberapa tools yang dapat dipakai untuk menjalankan konsep Clean Production, diantaranya Life Cycle Analysis (LCA), Design for the Environment (DfE), Product Stewardship dan Industrial Ecology. Contoh – contoh nyata yang telah dilakukan oleh beberapa perusahaan (diantaranya BASF dan DOW) juga dipaparkan. Di perusahaan tersebut modifikasi proses dan produk dilakukan untuk meminimalkan produksi limbah dan mengkonversi limbah menjadi bahan berguna. Penggantian bahan kimia yang lebih ramah lingkungan juga telah dilakukan, Prof. Thomas menjelaskan bahwa Pemerintah Amerika Serikat memberikan penghargaan bagi industri yang mampu berinovasi dalam mereduksi dampak berbahaya ke lingkungan.

Pada sesi tanya jawab, banyak diskusi menarik yang terjadi - hal ini dimungkinkan karena mayoritas peserta berasal dari industri yang tergabung dalam PECII (Production Efficiency Club of Indonesian Industries), yang tentu memiliki problem nyata di lapangan. PECII adalah klub bagi industri yang fokus pada upaya – upaya peningkatan efisiensi produksi. Keanggotaan PECII terbuka bagi industri yang khususnya bergerak di bidang manufaktur – untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : yunus@ubaya.ac.id.



Download Seminar_Clean_Production___Green_Chemistry.pdf