Pusat Studi Linkungan Ubaya

Detail Berita

PSL UBAYA Menghadiri World Science Forum di Budapest, Hungaria

Kamis, 9 Pebruari 2012

PSL UBAYA:

Pada tanggal 18 -19 November 2011, Prof. Lieke Riadi, PhD, salah satu peneliti di Pusat Studi Lingkungan Universitas Surabaya, menghadiri World Science Forum yang kali ini diselenggarakan di kota Budapest, Hungaria. Pada seminar internasional yang dihadiri oleh delegasi dari lebih dari 50 negara ini, dibahas secara mendalam peranan strategis ilmu pengetahuan dalam merespon tantangan global yang dihadapi oleh semua Negara. Problem global seperti pertumbuhan populasi, perubahan iklim, hilangnya biodiversitas, bencana alam, terbatasnya bahan alam, suplai makanan, keterbatasan tersedianya energi, epidemi dan keberlanjutan merupakan problem komplek yang menyebabkan peningkatan perubahan yang dramatis.
Di seluruh dunia, perubahan signifikan di area-area tertentu untuk sains terjadi sangat cepat. Meskipun debat panjang di beberapa disiplin sains seperti stem cell dan biologi sintetis tidak bisa diabaikan, topik tentang produksi dan konsumsi yang berkelanjutan menjadi isu penting yang membuat komunitas ilmuwan terpecah seperti banyaknya pro dan kontra untuk produksi makanan dari tanaman transgenik, yang diyakini menjadi solusi terhadap suplai makanan oleh sebagian ilmuwan dan ditolak oleh sebagian ilmuwan yang lain . Peningkatan peran sains dan teknologi perlu dilakukan oleh para ilmuwan dan institusi yang bergerak di bidang keilmuan dengan memperkuat tanggung jawab mereka untuk mencegah bahaya yang mungkin timbul di masyarakat karena ketidak tahuan terhadap konsekuensi dari temuan-temuan baru dan aplikasi ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh para ilmuwan dan lembaganya. Dengan adanya kekuatan baru di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi seperti: China, Brazil, India, Korea, dan Singapura serta banyaknya para pelaku di bidang sains seperti : ilmuwan, pemerintah, industri, lembaga-lembaga non pemerintah, philanthropy, tentunya ukuran-ukuran, dampak yang terprediksi dan identifikasi solusi dari tantangan besar yang disebutkan di atas dapat banyak dilakukan. Tetapi, para pelaku sains punya waktu yang sedikit untuk menemukan jawaban-jawaban yang efektif untuk pertanyaan-pertanyaan yang cukup mendesak yang terjadi pada abad 21, seperti populasi dunia yang semakin melonjak dengan tercapainya 7 milliar pada tahun ini.
Innovasi di bidang ilmu pengetahuan akan dapat dipercepat dengan kerja sama internasional yang akan berdampak dengan berkurangnya disparitas di tingkat regional. Kebijakan yang terkait dengan brain-drain and brain-gain perlu dibuat dengan melakukan koordinasi untuk memperoleh keuntungan bersama dari negara-negara yang mengalaminya melalui brain circulation, karena innovasi dapat berasal dari manapun, sehingga ketika negara-negara yang tidak diperhitungkan melakukan penemuan-penemuan yang berarti, dan mereka dapat terhubung ke rantai pasok global, maka disitulah dapat terjadi alternatif solusi terhadap tantangan besar yang dihadapi planet ini. Ketika kita mengambil hal-hal positif dari ilmu pengetahuan yang produktif yang sudah terakumulasi di masyarakat kita, maka dari sanalah innovasi dapat diciptakan.

Perubahan lanskap sains merupakan tantangan dan kesempatan untuk menjawab peningkatan perubahan yang dramatis di planet kita, dan ini harus diantisipasi dengan kerja nyata untuk memenuhi pesan mendasar dari World Science Forum yang diadakan di Budapest ini.

Download PSL__UBAYA_Menghadiri_World_Science_Forum_di_Budapest__Hungaria.pdf