Pusat Studi Linkungan Ubaya

Detail Berita

SEMINAR ENVIRONMENTAL ECONOMICS : TOOLS & APPLICATIONS

Rabu, 21 April 2010

PSL UBAYA:

Ekonomi dan Lingkungan memiliki keterkaitan yang sangat dekat, ketika lingkungan rusak aktivitas perekonomian akan sangat terpengaruh. Dr. Michelle Villinski, Associate Professor di bidang Ekonomi dan Manajemen di DePauw University, Indiana, Amerika Serikat menjelaskan secara tuntas hubungan antara kedua aspek diatas dalam Seminar Environmental Economics : Tools & Applications yang diselenggarakan pada 19 Maret 2009 di Perpustakaan Lantai 5 Universitas Surabaya. Di hadapan lebih dari 200 peserta, yang mewakili industri, institusi pemerintah dan mahasiswa, Fullbright Senior Specialist untuk Universitas Surabaya ini berulang kali menyatakan bahwa aktivitas industri memberikan dampak yang sangat besar bagi eksistensi lingkungan. Ironisnya, bagi sebagian besar pelaku usaha, isu lingkungan belum merupakan prioritas yang harus dikedepankan padahal sumber daya alam yang terjamin keberlanjutannya sangat tergantung dari kualitas lingkungan. Lebih lanjut, aktivitas industri beroperasi di tengah “lingkungan” dimana produk samping yang tidak dikehendaki (limbah) juga pada akhirnya dibuang ke lingkungan.

Anggapan bahwa upaya pelestarian lingkungan adalah usaha yang sia - sia dan hanya memperbesar cost adalah sesuatu yang salah. Dr. Villinski kemudian memberikan teknik – teknik yang bisa diterapkan oleh pelaku usaha, untuk menyandingkan ekonomi dan lingkungan. Teknik – teknik tersebut adalah sustainability, production externalities, benefit cost analysis, future & present value. Mengambil beberapa contoh dari perusahaan yang telah memiliki komitmen terhadap lingkungan, respon pelaku usaha dapat diekspresikan dengan menerapkan beberapa program seperti : Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental Management Accounting (EMA).

CSR adalah upaya yang umum dipakai oleh pelaku usaha untuk memberdayakan masyarakat di lingkungan kerjanya. Program ini bisa diwujudkan dalam bentuk aktivitas – aktivitas yang bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan/atau menjaga kualitas lingkungan. Industri tidak hanya menyerap sumber daya yang ada tetapi juga mengusahakan bagaimana agar kuantitas dari sumber daya ini dapat tetap dipertahankan. EMA adalah program yang lebih bersifat internal. Program ini meliputi upaya untuk mengidentifikasi hidden cost yang mungkin ada karena sistem produksi/manajemen proses yang salah. Hal ini bisa meliputi pengelolaan bahan baku yang tidak benar, penggunaan energi yang tidak efisien, proses produksi yang tidak sesuai standar, dan sebagainya, yang berujung pada non product output (produk yang sebenarnya tidak perlu ada/tidak dikehendaki). Non product output ini kemudian dikuantifikasi dan didefinisikan sebagai hidden cost yang seharusnya bisa ditekan.

Pada akhir seminar Dr. Villinski memberikan informasi situs – situs yang dapat dikunjungi untuk pembelajaran lebih lanjut tentang Ekonomi dan Lingkungan.

Download SEMINAR_ENVIRONMENTAL_ECONOMICS___TOOLS___APPLICATIONS.pdf